ditinggalin (lagi) dirumah, lantaran tugas -__-"
Terus belum pada pulang, bagus banget yaa...
Di daerah lain udah hujan, disini hujan doong yang gede.. saya rindu hujan malam-malam, yang bikin inspirasi datang... ayolaah~
Sepi sekali disini T^T
#postingangapenting
Menapak Perjalanan
aku, derai dan kehidupan
2.6.12
Selamat Datang JUNI ^^
Selamat Datang Juni!
diawali dengan banyaknya tugas dan banyaknya UAS yang ngafalin 4 hiwar dan 5 hiwar dan satu wawancara dan belum lagi tugas bahasa arab yang banyak, belum lagi pelajaran yang kurang dimengerti masih banyak.
Belum lagi acara yang kadang membuat saya ingin pulang ke Bogor dan nyampe Bogor merasa bersalah gak datang. Terus nanti ditanyain kenapa gak datang dan uh males sekali jawab pertanyaan itu. Haruskah? selalu datang ketika saya sedang tidak enak badan juga? -___-
diawali dengan banyaknya tugas dan banyaknya UAS yang ngafalin 4 hiwar dan 5 hiwar dan satu wawancara dan belum lagi tugas bahasa arab yang banyak, belum lagi pelajaran yang kurang dimengerti masih banyak.
Belum lagi acara yang kadang membuat saya ingin pulang ke Bogor dan nyampe Bogor merasa bersalah gak datang. Terus nanti ditanyain kenapa gak datang dan uh males sekali jawab pertanyaan itu. Haruskah? selalu datang ketika saya sedang tidak enak badan juga? -___-
Kenapa seseorang bisa begitu egois?
Kenapa ada orang yang marah ketika dikatakan egois? atau tidak mau dikatakan egois? dan mengalihkan dengan mengatakan orang lainlah yang egois, bukan dirinya.
Setiap manusia punya sifat egois. Tapi masih ada banyak yang salah memahami keegoisan tersebut. Salah memahami dimana sifat egois itu harus muncul.
Terlalu egois itu tidak baik,
terlalu tidak egois itu tidak baik.
Tapi bukankah dunia ini harus memilih, diantara banyak pilihan. Seperti pilihan kita akan memilih egois atau tidak.
Egois. Memang tidak selamanya menjadi negatif. Yang menjadi negatif adalah ketika egois ditempatkan di tempat yang salah.
Seperti ini, menempatkan egois di tengah-tengah orang yang 'ingin' perduli terhadap diri kita. Di tempatkan di tengah-tengah perkumpulan yang seharusnya menyatu.
Kita tidak pernah bisa hidup sendiri. Disini banyak manusia-manusia yang saling membutuhkan. Disini banyak karakter-karakter yang berbeda. Dan, hal yang paling tidak bisa dihindari dari seorang manusia adalah, mereka selalu bergabung dengan mereka yang 'searah' dengannya. Tapi bukan berarti memecah belah penyatuan.
Ini yang salah di satu tempat yang saya tempati. Dimana saya menemukan seseorang yang amat egois. Tidak mau menerima kritikan orang, tidak mau disalahkan dan tidak mau mengoreksi diri.
Banyak orang yang mengatakan kepada saya, kenapa dia begitu egois. Kenapa dia tidak sedikit saja mengerti orang lain.
Tidak semua orang sesuai pandangan anda Hey~
Semua orang punya sisi sensitif, semua orang punya caranya sendiri memperlakukan hati mereka. Ya, benar... jika kita mau egois, kita akan mengatakan,
"Kenapa mereka terus yang mau dingertiin?"
Berkacalah! merekalah yang sejak awal memaksakan diri mereka sendiri untuk mengerti anda, bukan mereka yang memaksa anda mengerti mereka.
Mulailah berlapang dada, menghilangkan egois yang kadangkala membuat saya menjadi jengkel juga. Terimalah! terimalah karakter orang-orang disini. Mereka akan menjadi orang yang peduli ketika kita kesusahan.
Coba bayangkan, bagaimana bahagia jika tertawa, bercanda dengan teman-teman disini. Tidak ada yang tersakiti, karena kita semua sudah tau dan sudah mau menerima berbagai macam karakter orang disini. Disini, kita bisa jadi diri kita sendiri, dengan menerima. Tidak ada kecanggungan karena teman selalu memberi kenyamanan. Rasa peduli juga perlahan-lahan akan tumbuh tanpa disadari.
Lalu, ketika kita selalu menjadi seorang yang egois, apakah kepedulian, berbagi kebahagiaan, akan terus melekat? TIDAK!
Saya banyak menarik nafas panjang. Ini soal sederhana yang menjadi rumit, yang mungkin akan menimbulkan penyakit hati. Begitu egois sekali anda, begitu arogannya kehidupan. Tidakkah semua orang dilahirkan punya keahlian, minat dan sesuatu yang berbeda-beda.
Lihatlah diluar sana, masih banyak orang yang lebih beruntung dan lebih besar daripada anda. Kita hanya sekedar mahluk kecil.. kecil sekali dalam jagat luar angkasa yang begitu megah ini. Kenapa masih harus sombong dan egois?
Lihatlah, mereka yang kadangkala tidak merasa lelah berkontribusi untuk masyarakat banyak... Lihatlah mereka yang kurang beruntung sekedar mendapat tempat yang layak untuk berpijak.. Lihatlah..
#hari ini saya egois. hari ini saya disini, dirumah, mengerjakan tugas dan meninggalkan 2 acara yang mungkin penting. Kemarin saya egois, ah begitu egoisnya saya-
Setiap manusia punya sifat egois. Tapi masih ada banyak yang salah memahami keegoisan tersebut. Salah memahami dimana sifat egois itu harus muncul.
Terlalu egois itu tidak baik,
terlalu tidak egois itu tidak baik.
Tapi bukankah dunia ini harus memilih, diantara banyak pilihan. Seperti pilihan kita akan memilih egois atau tidak.
Egois. Memang tidak selamanya menjadi negatif. Yang menjadi negatif adalah ketika egois ditempatkan di tempat yang salah.
Seperti ini, menempatkan egois di tengah-tengah orang yang 'ingin' perduli terhadap diri kita. Di tempatkan di tengah-tengah perkumpulan yang seharusnya menyatu.
Kita tidak pernah bisa hidup sendiri. Disini banyak manusia-manusia yang saling membutuhkan. Disini banyak karakter-karakter yang berbeda. Dan, hal yang paling tidak bisa dihindari dari seorang manusia adalah, mereka selalu bergabung dengan mereka yang 'searah' dengannya. Tapi bukan berarti memecah belah penyatuan.
Ini yang salah di satu tempat yang saya tempati. Dimana saya menemukan seseorang yang amat egois. Tidak mau menerima kritikan orang, tidak mau disalahkan dan tidak mau mengoreksi diri.
Banyak orang yang mengatakan kepada saya, kenapa dia begitu egois. Kenapa dia tidak sedikit saja mengerti orang lain.
Tidak semua orang sesuai pandangan anda Hey~
Semua orang punya sisi sensitif, semua orang punya caranya sendiri memperlakukan hati mereka. Ya, benar... jika kita mau egois, kita akan mengatakan,
"Kenapa mereka terus yang mau dingertiin?"
Berkacalah! merekalah yang sejak awal memaksakan diri mereka sendiri untuk mengerti anda, bukan mereka yang memaksa anda mengerti mereka.
Mulailah berlapang dada, menghilangkan egois yang kadangkala membuat saya menjadi jengkel juga. Terimalah! terimalah karakter orang-orang disini. Mereka akan menjadi orang yang peduli ketika kita kesusahan.
Coba bayangkan, bagaimana bahagia jika tertawa, bercanda dengan teman-teman disini. Tidak ada yang tersakiti, karena kita semua sudah tau dan sudah mau menerima berbagai macam karakter orang disini. Disini, kita bisa jadi diri kita sendiri, dengan menerima. Tidak ada kecanggungan karena teman selalu memberi kenyamanan. Rasa peduli juga perlahan-lahan akan tumbuh tanpa disadari.
Lalu, ketika kita selalu menjadi seorang yang egois, apakah kepedulian, berbagi kebahagiaan, akan terus melekat? TIDAK!
Saya banyak menarik nafas panjang. Ini soal sederhana yang menjadi rumit, yang mungkin akan menimbulkan penyakit hati. Begitu egois sekali anda, begitu arogannya kehidupan. Tidakkah semua orang dilahirkan punya keahlian, minat dan sesuatu yang berbeda-beda.
Lihatlah diluar sana, masih banyak orang yang lebih beruntung dan lebih besar daripada anda. Kita hanya sekedar mahluk kecil.. kecil sekali dalam jagat luar angkasa yang begitu megah ini. Kenapa masih harus sombong dan egois?
Lihatlah, mereka yang kadangkala tidak merasa lelah berkontribusi untuk masyarakat banyak... Lihatlah mereka yang kurang beruntung sekedar mendapat tempat yang layak untuk berpijak.. Lihatlah..
#hari ini saya egois. hari ini saya disini, dirumah, mengerjakan tugas dan meninggalkan 2 acara yang mungkin penting. Kemarin saya egois, ah begitu egoisnya saya-
28.5.12
Rencana yang Gagal
Minggu pagi, yang gagal semua..
Sabtu malam,
nungguin modem buat carai materi tambahan untuk makalah estetika, sampai jam setengah 10 ga dikasih-kasih. Badan udah kerasa ga enak, dan tiba-tiba rasanya pengen mati ~.~ #lebay...
Berangkat tidur, dengan rencana :
Besok bangun pagi-pagi terus mandi, ambil modem dan segera cari bahan dan selesaiin tugas makalah estetika.
Minggu pagi :
Sebelum masuk jam 6 pagi, demam tiba-tiba. Kepala udah mau pecah. dan saya menyadari kalau tanda-tanda kemarin itu berbuntut panjang pada hari ini. Sakit kepala, penyakit yang amat sangat menyakitkan (bagi saya)
Liat di ruang tamu, sebuah laptop nyala, lagi buka facebook. dan itu adalah adik saya -__-
Saya tidur lagi, karena emang sakit sakit sakit banget.
Jam 10-an saya bangun, terus saya mandi #bodoh~
ibu saya heran, kok ini abis demam mandi, yap saya merasa enakan setelah minum Biogesic terus mandi, yang saya pikir akan lebih menyegarkan badan.
Selang beberapa menit di depan laptop sambil browsing... kepala saya sakit banget, udah ga bisa mikir dan brek~ saya jatoh di kasur lagi.. dan tertidur. Rencana satu gagal~
Saya bangun jam 1, dan shalat dan kembali tidur~
saya makan, cuma habis setengah dan saya tidur...
Sakit sakit banget >.< rasanya kepala mau pecah...
Tapi saya masih nungguin sesuatu yang ndak pasti. entahlah...
bangun sore-sore setelah minum obat dan efek dari obat tersebut kepala saya udah mendingan dan saya.. mandi lagi #bodoh!
setelah mandi saya sakit lagi~ aaaaa~ begitu bodohnya saya -__-
sore-sore itu, sudah agak mendingan, tapi masih lemes banget, tetep kepala masih sakit.
Saya tidur jam 8an, dan saya tetap gabisa tidur... liat jam, masih jam 10. Dan saya membaca 3 sms yang aneh, dibalas lagi, dan akhirnya ga dibalas lagi >.<
saya gak bisa tidur, sakit kepalanya~
Jam 2 pagi saya nangis, lantaran sakit sekali, pengen mati aja deh ini~
akhirnya ibu sama ayah saya nyamperin dan mijitin kepala saya, yap yap.. saya bangun jam setengah 6 dan saya tidur lagi -__- dan saya belum mendapatkan apa-apa (baca: sesuatu) hari ini...
Mungkin besok sudah bisa masuk >.<
Sabtu malam,
nungguin modem buat carai materi tambahan untuk makalah estetika, sampai jam setengah 10 ga dikasih-kasih. Badan udah kerasa ga enak, dan tiba-tiba rasanya pengen mati ~.~ #lebay...
Berangkat tidur, dengan rencana :
Besok bangun pagi-pagi terus mandi, ambil modem dan segera cari bahan dan selesaiin tugas makalah estetika.
Minggu pagi :
Sebelum masuk jam 6 pagi, demam tiba-tiba. Kepala udah mau pecah. dan saya menyadari kalau tanda-tanda kemarin itu berbuntut panjang pada hari ini. Sakit kepala, penyakit yang amat sangat menyakitkan (bagi saya)
Liat di ruang tamu, sebuah laptop nyala, lagi buka facebook. dan itu adalah adik saya -__-
Saya tidur lagi, karena emang sakit sakit sakit banget.
Jam 10-an saya bangun, terus saya mandi #bodoh~
ibu saya heran, kok ini abis demam mandi, yap saya merasa enakan setelah minum Biogesic terus mandi, yang saya pikir akan lebih menyegarkan badan.
Selang beberapa menit di depan laptop sambil browsing... kepala saya sakit banget, udah ga bisa mikir dan brek~ saya jatoh di kasur lagi.. dan tertidur. Rencana satu gagal~
Saya bangun jam 1, dan shalat dan kembali tidur~
saya makan, cuma habis setengah dan saya tidur...
Sakit sakit banget >.< rasanya kepala mau pecah...
Tapi saya masih nungguin sesuatu yang ndak pasti. entahlah...
bangun sore-sore setelah minum obat dan efek dari obat tersebut kepala saya udah mendingan dan saya.. mandi lagi #bodoh!
setelah mandi saya sakit lagi~ aaaaa~ begitu bodohnya saya -__-
sore-sore itu, sudah agak mendingan, tapi masih lemes banget, tetep kepala masih sakit.
Saya tidur jam 8an, dan saya tetap gabisa tidur... liat jam, masih jam 10. Dan saya membaca 3 sms yang aneh, dibalas lagi, dan akhirnya ga dibalas lagi >.<
saya gak bisa tidur, sakit kepalanya~
Jam 2 pagi saya nangis, lantaran sakit sekali, pengen mati aja deh ini~
akhirnya ibu sama ayah saya nyamperin dan mijitin kepala saya, yap yap.. saya bangun jam setengah 6 dan saya tidur lagi -__- dan saya belum mendapatkan apa-apa (baca: sesuatu) hari ini...
Mungkin besok sudah bisa masuk >.<
Jingga
Jingga,
begitu katamu, selalu pada senja yang memisahkan kita
yang enggan menoleh melihat jejak yang samar-samar hilang
atau sekedar mengenang ucapan 'selamat tinggal'
Jingga,
begitu ujarmu, akan segera petang
yang mungkin kau tak mau mengeja pagi sebelumnya,
atau yangmungkin akan kau eja patah-patah
aku takut kau sudah lelah...
Jakarta, 24 Mei 2012
begitu katamu, selalu pada senja yang memisahkan kita
yang enggan menoleh melihat jejak yang samar-samar hilang
atau sekedar mengenang ucapan 'selamat tinggal'
Jingga,
begitu ujarmu, akan segera petang
yang mungkin kau tak mau mengeja pagi sebelumnya,
atau yangmungkin akan kau eja patah-patah
aku takut kau sudah lelah...
Jakarta, 24 Mei 2012
....
apa yang ada dalam hati seorang perempuan?
ada sisi yang terasa menyakitkan, membuatnya tiba-tiba meninggalkan satu sisi
mungkin itu datang ketika hatinya terasa amat berarti
mungkin itu datang karena ketakutan akan kehilangan
dan kadangkala, ketika itu datang; perasaan menyakitkan
aku menginginkannya hilang -tapi tidak pernah bisa-
sebab dia bersanding dengan cinta, yang tidak pernah mau kuhilangkan...
Jakarta, 24 Mei 2012
ada sisi yang terasa menyakitkan, membuatnya tiba-tiba meninggalkan satu sisi
mungkin itu datang ketika hatinya terasa amat berarti
mungkin itu datang karena ketakutan akan kehilangan
dan kadangkala, ketika itu datang; perasaan menyakitkan
aku menginginkannya hilang -tapi tidak pernah bisa-
sebab dia bersanding dengan cinta, yang tidak pernah mau kuhilangkan...
Jakarta, 24 Mei 2012
26.5.12
GReeeeN - Tabidachi
Lagi suka dengerin lagu ini~ ^^v
gozen reiji asu tabidatsu kimi e
boku no kimochi tegami ni takusu yo
asayake itsumono eki de tada "ki wo tsukete" to
waraeru you ni yeah
jinsei no mokuhyou susumu kimi e
atozusari nante dekinai RIREE
naite kaettara moto sa nee! funbare! ganbare! mada shiranai chi de
jinsei no ichi PEIJI kizamu tabiji [fuan] to [kodoku] de sukoshi sabishii
demo sore wa boku mo onaji dakara egao de okuridasu to kimeta kara
are wa kyonen haru no dekigoto de
eki no HOOMU de kimi ni butsukatte
sugoi housoku mitsuke dasetan da yo
[koi ni ochiru wa jikan janai]
yuugere iro somaru kimi no jitensha wo futarinori eki made
warai hashireta no wa ima ja mukashi
asu tabidatsu kimi e
boku no kimochi tegami ni takusu yo
asayake itsumono eki de tada "ki wo tsukete" to
waraeru you ni
ano hi kimi ga itsumono DE-TO de
boku ni [ano ne, iizurain dakedo..]
yume wo motomete tabidatsu to itta ne
kimi no namida to tomoni
yuugere iro somaru kimi no yoko de kata wo otosu no wa mou tometa!
[itte oide!] to namida korae
futari no kyori wo uzumeru kotoba wo sagashi erande kimi ni okuru yo
tonari de itsumo waratteta kimi demo daijoubu
wakatteiru yo kimi ga suki dakara
chiisana te ni ooki na KABAN wo kakae
kimi wa [sukoshi no aida..] to
asayake itsumono eki ni hora sakura no hanabira ga maiorita
gozen reiji asu tabidatsu kimi e
boku no kimochi tegami ni takusu yo
asayake itsumono eki de tada [ki wo tsukete] to
waraeru you ni [mata ne] to ieru you ni
jinsei mokuhyou susumu kimi e atozusari nante dekinai RIREE
naite kaettara moto sa nee! funbare! ganbare! mada shiranai chi de
jinsei no ichi PEIJI kizamu tabiji [fuan] to [kodoku] de sukoshi sabishii
demo sore wa boku mo onaji dakara egao de okuridasu to kimeta kara
boku no kimochi tegami ni takusu yo
asayake itsumono eki de tada "ki wo tsukete" to
waraeru you ni yeah
jinsei no mokuhyou susumu kimi e
atozusari nante dekinai RIREE
naite kaettara moto sa nee! funbare! ganbare! mada shiranai chi de
jinsei no ichi PEIJI kizamu tabiji [fuan] to [kodoku] de sukoshi sabishii
demo sore wa boku mo onaji dakara egao de okuridasu to kimeta kara
are wa kyonen haru no dekigoto de
eki no HOOMU de kimi ni butsukatte
sugoi housoku mitsuke dasetan da yo
[koi ni ochiru wa jikan janai]
yuugere iro somaru kimi no jitensha wo futarinori eki made
warai hashireta no wa ima ja mukashi
asu tabidatsu kimi e
boku no kimochi tegami ni takusu yo
asayake itsumono eki de tada "ki wo tsukete" to
waraeru you ni
ano hi kimi ga itsumono DE-TO de
boku ni [ano ne, iizurain dakedo..]
yume wo motomete tabidatsu to itta ne
kimi no namida to tomoni
yuugere iro somaru kimi no yoko de kata wo otosu no wa mou tometa!
[itte oide!] to namida korae
futari no kyori wo uzumeru kotoba wo sagashi erande kimi ni okuru yo
tonari de itsumo waratteta kimi demo daijoubu
wakatteiru yo kimi ga suki dakara
chiisana te ni ooki na KABAN wo kakae
kimi wa [sukoshi no aida..] to
asayake itsumono eki ni hora sakura no hanabira ga maiorita
gozen reiji asu tabidatsu kimi e
boku no kimochi tegami ni takusu yo
asayake itsumono eki de tada [ki wo tsukete] to
waraeru you ni [mata ne] to ieru you ni
jinsei mokuhyou susumu kimi e atozusari nante dekinai RIREE
naite kaettara moto sa nee! funbare! ganbare! mada shiranai chi de
jinsei no ichi PEIJI kizamu tabiji [fuan] to [kodoku] de sukoshi sabishii
demo sore wa boku mo onaji dakara egao de okuridasu to kimeta kara
Ini hampir tengah malam dan kamu akan pergi besok..
Aku akan menulis surat untukmu dengan seluruh perasaanku..
Sehingga aku bisa tiba pada stasiun tua saat fajar..
Dan tersenyum seraya berkata "Hati-hati di jalan"..
Kamu menuju tujuan kehidupanmu..
Itu adalah lari estafet di mana kamu tak dapat mundur..
Aku takkan membiarkanmu kembali menangis..
Lembar kehidupan hanya akan tertulis sekali saja..
Kecemasan dan kesepian membuatmu merasa sedikit suram..
Namun begitu pula denganku..
Sehingga aku memutuskan untuk melihatmu pergi dengan sebuah senyuman..
Itu semua terjadi pada tahun lalu..
Aku berlari menuju dirimu pada platform kereta..
Kita menemukan pernyataan yang gila, kan?
"Ini bukan saatnya untuk jauh cinta"..
Kita mengendarai sepeda menuju stasiun dan senja pun mewarnaimu..
Namun saat-saat ketika kita balapan dan tertawa telah hilang..
Kamu akan pergi besok..
Aku akan menulis surat untukmu dengan seluruh perasaanku..
Sehingga aku bisa tiba pada stasiun tua saat fajar..
Dan tersenyum seraya berkata "Hati-hati di jalan"..
Di hari itu, kita biasanya berkencan..
Dan kamu berkata "Umm.. sulit diungkapkan dengan kata-kata"
Kamu bilang kamu memiliki impian dan pergi untuk mengikutinya..
Dengan tangisan di matamu..
Saat senja memberikan warna padamu, aku memutuskan untuk berhenti menggantungkan kepalaku..
Aku akan menahan air mata ini dan berkata "Maju dan keluar dari sini"..
Aku akan menemukan dan memilih kata-kata untuk mendekatkan jarak di antara kita..
Kamu selalu berada di sisiku namun tidak masalah..
Karena aku mengerti bahwa aku mencintaimu..
Tanganmu yang kecil membawa tas yang besar..
Kamu berkata "Sebentar lagi"..
Pada stasiun tua yang sama saat fajar..
Lihatlah bagaimana kelopak bunga sakura berjatuhan..
Ini hampir tengah malam dan kamu akan pergi besok..
Aku akan menulis surat untukmu dengan seluruh perasaanku..
Sehingga aku bisa tiba pada stasiun tua saat fajar..
Dan tersenyum seraya berkata "Hati-hati di jalan"..
Sehingga aku bisa berkata "Selamat tinggal"..
Kamu menuju tujuan kehidupanmu..
Itu adalah lari estafet di mana kamu tak dapat mundur..
Aku takkan membiarkanmu kembali menangis..
Lembar kehidupan hanya akan tertulis sekali saja..
Kecemasan dan kesepian membuatmu merasa sedikit suram..
Namun begitu pula denganku..
Sehingga aku memutuskan untuk melihatmu pergi dengan sebuah senyuman..weekend
Saya hanya duduk disini,
Tadi pagi jam 10an saya ke IBG, ketemu guru-guru yang masih sama-sama aja, dan menemukan dunia jurnalistik yang hilang dari peredaran, tukeran nomer sama Pak Suhe, jadi kalau apa-apa kita masih dibutuhkan dalam dunia jurnalitsik.
Tidak ada yang berkata banyak, hanya bertemu seidkit orang-orang yang menali kami (saya dan Hani). Saya ketemu sama adik kelas saya yang pengen banget ikutan Snmptn Tertulis, Semangat banget tuh anak~ Jadi saya dengan senang hati membantu sebisa saya :)
Saya hanya 3 jam keluar rumah, dengan segera saya pulang~ cuaca tetap panas...
Dan saya terus ingat kata Mba Hany, 'Jangan liat kaca spion' -__-" itu kisah kita banget ya han hahahaa~
Oke, tadi pagi saya ketiduran dan tiba-tiba kembali mimpiin seseorang~
Aaaaa~ itu kenapa jadi mimpi seseorang itu 'lagi' :) coba beneran ya heuheuheeeeu...
itu tandanya berarti mungkin saya sedang rindu :p
Dadaaah~
Kerjaan belum selesai, buletin, makalah, psikoper, dan desain packaging. oke! Shalat dan mandi dan selesaikan!
Tadi pagi jam 10an saya ke IBG, ketemu guru-guru yang masih sama-sama aja, dan menemukan dunia jurnalistik yang hilang dari peredaran, tukeran nomer sama Pak Suhe, jadi kalau apa-apa kita masih dibutuhkan dalam dunia jurnalitsik.
Tidak ada yang berkata banyak, hanya bertemu seidkit orang-orang yang menali kami (saya dan Hani). Saya ketemu sama adik kelas saya yang pengen banget ikutan Snmptn Tertulis, Semangat banget tuh anak~ Jadi saya dengan senang hati membantu sebisa saya :)
Saya hanya 3 jam keluar rumah, dengan segera saya pulang~ cuaca tetap panas...
Dan saya terus ingat kata Mba Hany, 'Jangan liat kaca spion' -__-" itu kisah kita banget ya han hahahaa~
Oke, tadi pagi saya ketiduran dan tiba-tiba kembali mimpiin seseorang~
Aaaaa~ itu kenapa jadi mimpi seseorang itu 'lagi' :) coba beneran ya heuheuheeeeu...
itu tandanya berarti mungkin saya sedang rindu :p
Dadaaah~
Kerjaan belum selesai, buletin, makalah, psikoper, dan desain packaging. oke! Shalat dan mandi dan selesaikan!
Langganan:
Entri (Atom)



